Diposkan pada News

PT Solid Gold Berjangka | Thailand Pangkas Perkebunan Karet Pada 2036

Thailand Pangkas Perkebunan Karet Pada 2036 – PT Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANGHarga minyak mentah turun pada akhir perdagangan Rabu  setelah produksi minyak Amerika Serikat (AS) dilaporkan mencapai rekornya.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Januari 2020 ditutup turun 30 sen di level US$58,11 per barel di New York Mercantile Exchange.

Adapun harga minyak Brent untuk kontrak Januari 2020 berakhir turun 21 sen di level US$64,06 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Minyak acuan global inidiperdagangkan premium sebesar US$5,95 terhadap WTI.

Energy Information Administration (EIA) melaporkan bahwa persediaan minyak mentah komersial AS bertambah 1,57 juta barel pekan lalu dan output mencapai 12,9 juta barel per hari.

Meski peningkatan persediaan itu lebih kecil dari 3,64 juta seperti yang dilaporkan oleh American Petroleum Institute (API) pada Selasa (26/11), penurunan stok yang lebih sedikit di Cushing serta pertambahan pada produk- produk sulingan turut membebani harga minyak.

Laporan EIA menunjukkan persediaan bensin naik 5,13 juta barel dan suplai minyak distilasi tumbuh 725.000 barel. Adapun stok minyak mentah yang tersimpan di Cushing, Oklahoma, turun 97.000 barel– PT SOLID GOLD BERJANGKA 

Baca Juga :

Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka Penipuan ??

Hubungi Kami – PT Solidgold Berjangka

Landasan Hukum – PT Solidgold Berjangka

Petunjuk Transaksi – PT Solidgold Berjangka

Profil Perusahaan – PT Solid Gold Berjangka

Berapa Gaji Karyawan PT Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka PT – PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka | Perusahaan Pialang Terbesar

PT Solid Gold Berjangka | Perusahaan Pialang Berjangka

Diposkan pada News

PT Solid Gold | Rusia dan China Luncurkan Jaringan Pipa Gas Raksasa

Rusia dan China Luncurkan Jaringan Pipa Gas Raksasa – PT Solid Gold

PT SOLID GOLD PALEMBANGRusia dan China mengukuhkan kerja sama energi dengan peluncuran pipa gas raksasa Power of Siberia. Rusia adalah eksportir gas alam terbesar di dunia, sedangkan China adalah salah satu konsumen utama dunia dari bahan bakar tersebut.

Gas mulai mengalir ke China melalui tautan tersebut. Hal ini pun telah menjadi simbol poros Presiden Vladimir Putin ke ekonomi Asia yang tumbuh cepat itu, saat hubungannya memburuk dengan Barat.

Pipa beroperasi dari cadangan Rusia yang sangat besar di Siberia timur, dengan panjang mencapai mencapai 3.000 kilometer (1.900 mil). Kehadiran jaringan pipa ini bakal membantu memenuhi kebutuhan energi China yang luas dan terus berkembang.

Gazprom, produsen gas terbesar Rusia, menandatangani kontrak US$400 miliar untuk memasok sebanyak 38 miliar meter kubik gas per tahun selama 30 tahun dengan China National Petroleum Corp. pada 2014, setelah lebih dari satu dekade perundingan. Hal ini adalah kontrak Gazprom terbesar yang pernah ada.

Xi menyebutnya sebagai proyek tonggak untuk kerja sama energi bilateral.

Gazprom berencana untuk memulai dengan pengiriman 10 juta meter kubik sehari dan bertujuan untuk mencapai kapasitas puncak pada tahun 2025. Ekspor minimum ke China melalui pipa akan menjadi 5 miliar meter kubik pada 2020, kemudian 10 miliar pada 2021, dan 15 miliar pada 2022.

Gazprom belum mengungkapkan harga gas, tetapi Putin mengatakan itu akan dikaitkan dengan harga minyak, mirip dengan formula untuk konsumen Eropa. Sementara Rusia harus bersaing dengan pasokan gas alam cair (LNG) dari produsen seperti Qatar dan Australia di laut. Harapannya adalah pertumbuhan kebutuhan energi China akan membutuhkan lebih banyak saluran pipa dan kapasitas LNG.

Itu akan menguntungkan perusahaan Rusia lainnya seperti Novatek PJSC, yang mengembangkan LNG di semenanjung Yamal di Laut Kara.

Konsumsi gas di China, ekonomi terbesar di Asia, telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir, ketika pemerintah menekan sektor rumah tangga dan pabrik beralih dari batu bara demi memerangi polusi udara.

Impor mencapai 43% dari total pasokan gas pada 2018, dengan sekitar dua per lima dari yang datang melalui pipa dari Asia Tengah dan Myanmar, dengan sisanya bersumbersebagai LNG – PT SOLID GOLD

Baca Juga :

Artikel PT Solid Gold Berjangka

Hubungi Kami PT Solid Gold Berjangka

Glosarium – P PT Solid Gold Berjangka

Loco London Gold PT Solid Gold Berjangka

Mengenal Pasar Keuangan PT Solid Gold Berjangka

Transaksi Sistem Online PT Solid Gold Berjangka

Tampilan Online Trading PT Solid Gold Berjangka

Istilah Dalam Transaksi Online PT Solid Gold Berjangka

Glosarium – PT. Solidgold Berjangka PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka Illustrasi Perhitungan Transaksi

Diposkan pada News

Solid Gold Berjangka | Harga Gas Alam Mulai Bangkit

Harga Gas Alam Mulai Bangkit – Solid Gold Berjangka

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANGHarga gas alam berjangka bangkit, Senin,setelah merosot cukup dalam pada pekan lalu.

Berdasarkan data Bloomberg, harga gas alam kontrak pengiriman Januari 2020 di New York Mercantile Exchange (Nymex) melesat 3,03% atau 0,07 poin ke level US $2,35 per mmBtu, pukul 14:59 WIB.

Padahal, pada pekan lalu, harga gas alam kontrak pengiriman Januari 2020 di New York Mercantile Exchange ditutup di level US$2,281 per juta British thermal unit (mmBtu), Jumat (29/11/2019). Level terburuk sejak 2001.

Harga telah lemah di tengah rekor produksi dan perkiraan suhu yang lebih tinggi dari normal, yang mengurangi permintaan untuk bahan bakar pemanas rumah.

Minggu lalu, Administrasi Informasi Energi AS melaporkan, permintaan gas AS bergerak melambat di seluruh sektor, dipimpin oleh penurunan pembakaran daya. Total konsumsi gas alam AS turun 5% dibandingkan dengan laporan pekan sebelumnya.

Gas alam yang dikonsumsi untuk pembangkit listrik turun 7% setiap minggu. Konsumsi sektor industri menurun 1% setiap minggu. Di sektor perumahan dan komersial, konsumsi menurun 5%. Ekspor gas alam ke Meksiko sama dengan minggu lalu, rata-rata 5,3 miliar kaki kubik (bcf) per hari.

Sementara itu, lembaga tersebut juga melaporkan, penarikan mingguan 28 bcf dari cadangan gas AS pekan lalu, kontras dengan penarikan 70 bcf pada periode yang sama tahun lalu  SOLID GOLD BERJANGKA

PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

PT Solid Gold Berjangka Cabang Lampung

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makasar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

PT Solid Gold Berjangka Cabang Denpasar

PT Solid Gold Berjangka Petunjuk Transaksi

PT Solid Gold Berjangka Prosedur Penarikan

PT Solid Gold Berjangka Prosedur Pembukaan Rekening Online

PT Solid Gold Berjangka Prosedur Pembukaan Rekening Transaksi

Diposkan pada News

Solid Gold | Produksi Kopi Dunia Turun, Harganya Naik Tajam

Produksi Kopi Dunia Turun, Harganya Naik Tajam – Solid Gold

SOLID GOLD PALEMBANGHarga kopi global melesat naik belakangan ini seiringdengan proyeksi penurunan produksi kopi global.

Mengutip data Bloomberg, harga kopi arabika di ICE New York ditutup menguat 0,51 persen atau 0,60 poin ke level US$1,19 per pon pada akhir pekan lalu. Level terkuat lebih dari setahun terakhir.

Seiring dengan hasil tersebut, harga kopi berjangka sudah naik 16,88 persen sejak awal tahun. Kemudian naik 10,4 persen dalam 12 bulan terakhir. Dari level terlemahnya US$8,80 per pon, harga kopi telah meroket 35,28 persen.

Apa yang membuat harga kopi begitu harum jelang akhir tahun, jawabannya adalah proyeksi penurunan produksi global. Kabar tersebut telah menghangatkan harga kopi yang telah lama dingin, karena proyeksi pasokan berlebih.

Mengacu pada laporan Organisasi Kopi Internasional (International Coffee Organization/ICO) Oktober 2019, produksi kopi dunia pada 2019/2020 diproyeksikan 0,9 persen lebih lemah menjadi 167,4 juta kantong dari 169,0 juta kantong pada periode sebelumnya. Satu kantong beratnya 60 kilogram, atau 132 pon.

Jika diperinci, produksi jenis arabika melemah 2,7 persen menjadi 95,68, sedangkan robusta hanya tumbuh 1,5 persen menjadi 71,72 juta kantong.

Sementara itu, kawasan Amerika Latin menjadi penyumbang terbesar pelemahan produksi kopi global. Dalam laporan itu tercatat, produksi di Amerika Selatan diperkirakan jatuh 3,2 persen menjadi 78,08 juta kantong dibanding periode sebelumnya.

Penurunan produksi arabika sebagian besar disebabkan oleh Brasil, karena tanaman 2019/2020 mereka berada di luar tahun siklus dua tahunannya. Sebagai akibat dari penurunan ini, produksi di Amerika Selatan dapat menurun 3,2 persen menjadi 78,08 juta kantong.

Dalam siklus dua tahunan, produksi kopi pada tahun pertama biasanya lebih tinggi, sedangkan tahun berikutnya lebih rendah.

Di tempat lain, produksi dari Asia dan Oseania diproyeksikan hanya tumbuh 1,9 persen menjadi 49,58 dari periode sebelumnya. Kenaikan ini disumbang oleh produksi kopi Indonesia yang mulai pulih, sementara produksi kopi Vietnam terpantau stabil.

Selanjutnya, produksi kopi di Amerika Tengah dan Meksiko cuma tumbuh 0,9 persen menjadi 21,54 juta kantong, sedangkan produksi di Afrika diestimasikan turun 0,6 persen menjadi 18,2 juta kantong dari periode sebelumnya – SOLID GOLD

Baca Juga :

PT Solid Gold Berjangka

Legalitas PT Solid Gold Berjangka

Sertifikat PT Solid Gold Berjangka

Visi Dan Misi PT Solid Gold Berjangka

Profil Perusahaan PT Solid Gold Berjangka

Info Dan Kegiatan PT Solid Gold Berjangka

Fasilitas Layanan PT Solid Gold Berjangka

Alasan Anda Memilih Kami PT Solid Gold Berjangka

Penghargaan Dan Pengakuan PT Solid Gold Berjangka

Keunggulan Dan Karakteristik Produk PT Solid Gold Berjangka

Diposkan pada News

Solid Berjangka | Harga Kopi Global Turun, Ini Pemicunya

Harga Kopi Global Turun, Ini Pemicunya – Solid Berjangka

SOLID BERJANGKA PALEMBANG  Harga kopi arabika global melemah pada Rabu, dipicu oleh pelemahan mata uang real Brasil yang mendorong para produsen kopi untuk melakukan penjualan.

Berdasarkan data Bloomberg, harga kopi arabika kontrak pengiriman Maret 2020 di  Intercontinental Exchange (ICE) New York ditutup turun 2,05 sen atau 1,72 persen  menjadi US$1,1685 per pon, Selasa (26/11).

Sementara itu, nilai tukar real melemah terhadap dolar AS. Pada perdagangan kemarin, Selasa (26/11), real ditutup turun 0,27 persen atau 0,0116 poin ke level 4,2386 per dolar AS.

Untuk diketahui, mengutip Reuters, dominasi Brasil atas pasokan kopi telah meluas ke pasar mata uang. Kinerja real Brasil yang menjadi lebih kuat berkorelasi dengan harga, dengan demikian Real yang lemah mendorong produsen di sana untuk menjual lebih banyak kopi, yang dihargai dalam dolar.

Dilansir dari Bloomberg, bank sentral Brasil menjual dolar AS untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir untuk mengangkat real, setelah mata uang tersebut terjungkal dalam. Reli dolar sering meningkatkan daya tarik ekspor komoditas yang dinilai dalam greenback tersebut.

Sentimen lainnya, hujan di negara Amerika Selatan tersebut telah membantu prospek pengembangan tanaman.

Sebelumnya, kopi berjangka naik menjadi US$1,1905 per pon, Senin (25/11/2019), tertinggi sejak 8 November 2018. Pada November, kontrak paling aktif telah melonjak 15 persen, menuju kenaikan terbesar sejak Juni 2016, mengikuti perkiraan untuk produksi kopi Brasil yang lebih rendah dan pergerakan global untuk defisit pasokan dari surplus – SOLID BERJANGKA

Baca Juga :

Solid Gold Berjangka Portal News

Wakil Pialang Berjangka – ASPEBTINDO

PT Solid Gold Berjangka – Forex Indonesia

Aku Dan PT Solid Gold Berjangka Oleh Rahmat J

Tentang Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka

Pengalamanku Kerja Di Perusahaan PT Solid Gold Berjangka

Direktur – JFX | Market grows on where prices discovered

Solid Gold Berjangka – JFX | Market grows on where prices discovered

PT Solid Gold Berjangka – JFX | Market grows on where prices discovered

PT Solid Gold Berjangka – Perdagangan Berjangka Kliring Berjangka Indonesia

Diposkan pada News

PT Solid Gold Berjangka | Produksi AS Bertambah, Harga Minyak Mentah Turun

Produksi AS Bertambah, Harga Minyak Mentah Turun – PT Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANGHarga minyak mentah turun pada akhir perdagangan Rabu  setelah produksi minyak Amerika Serikat (AS) dilaporkan mencapai rekornya.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Januari 2020 ditutup turun 30 sen di level US$58,11 per barel di New York Mercantile Exchange.

Adapun harga minyak Brent untuk kontrak Januari 2020 berakhir turun 21 sen di level US$64,06 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Minyak acuan global inidiperdagangkan premium sebesar US$5,95 terhadap WTI.

Energy Information Administration (EIA) melaporkan bahwa persediaan minyak mentah komersial AS bertambah 1,57 juta barel pekan lalu dan output mencapai 12,9 juta barel per hari.

Meski peningkatan persediaan itu lebih kecil dari 3,64 juta seperti yang dilaporkan oleh American Petroleum Institute (API) pada Selasa (26/11), penurunan stok yang lebih sedikit di Cushing serta pertambahan pada produk- produk sulingan turut membebani harga minyak.

Laporan EIA menunjukkan persediaan bensin naik 5,13 juta barel dan suplai minyak distilasi tumbuh 725.000 barel. Adapun stok minyak mentah yang tersimpan di Cushing, Oklahoma, turun 97.000 barel– PT SOLID GOLD BERJANGKA 

Baca Juga :

Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka Penipuan ??

Hubungi Kami – PT Solidgold Berjangka

Landasan Hukum – PT Solidgold Berjangka

Petunjuk Transaksi – PT Solidgold Berjangka

Profil Perusahaan – PT Solid Gold Berjangka

Berapa Gaji Karyawan PT Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka PT – PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka | Perusahaan Pialang Terbesar

PT Solid Gold Berjangka | Perusahaan Pialang Berjangka

Diposkan pada News

PT Solid Gold | Harga Minyak Terjaga Progres Pembicaraan Dagang AS-China

Harga Minyak Terjaga Progres Pembicaraan Dagang AS-China – PT Solid Gold

PT SOLID GOLD PALEMBANGHarga minyak mentah menguat pada perdagangan Selasa di tengah tanda-tanda progres pembicaraan dagang antara pemerintah Amerika Serikat (AS) dan China.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Januari 2020 berakhir naik 40 sen di level US$58,41 per barel di New York Mercantile Exchange.

Adapun harga minyak Brent untuk kontrak Januari 2020 ditutup menguat 62 sen di level US$64,27 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Minyak acuan global ini diperdagangkan premium sebesar US$5,86 terhadap WTI.

Pada Selasa, Kementerian Perdagangan China menyatakan pemerintah AS dan China, dalam komunikasi melalui sambungan telepon, telah mencapai konsensus tentangpenyelesaian sejumlah isu yang relevan guna memperoleh kesepakatan perdagangan “fase satu”.

Sementara itu, American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa jumlah stok AS di hub utama turun 516.000 barel pekan lalu, menurut sumber terkait.

Harga minyak mentah telah meningkat sejak awal Oktober didorong mencairnya perselisihan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia itu, meskipun investor menjadi semakin lelah atas negosiasi yang masih terus berlangsung.

Di sisi lain, pedagang khawatir bahwa OPEC dan aliansinya tidak berencana untuk memangkas produksi lebih lanjut ketika menggelar pertemuan pada pekan depan, terlepas dari adanya tanda-tanda surplus baru pada awal 2020.

Laporan API juga menunjukkan jumlah pasokan minyak mentah AS meningkat 3,64 juta barel. Adapun persediaan bensin tumbuh 4,38 juta barel dan minyak distilat turun 665.000 barel.

Analis yang disurvei Bloomberg mengatakan jumkah persediaan minyak nasional AS  kemungkinan turun 878.000 barel. Namun, angka ini masih mendekati level tertinggi sejak Juli karena produksi minyak negara itu terus meningkat – PT SOLID GOLD

Baca Juga :

Artikel PT Solid Gold Berjangka

Hubungi Kami PT Solid Gold Berjangka

Glosarium – P PT Solid Gold Berjangka

Loco London Gold PT Solid Gold Berjangka

Mengenal Pasar Keuangan PT Solid Gold Berjangka

Transaksi Sistem Online PT Solid Gold Berjangka

Tampilan Online Trading PT Solid Gold Berjangka

Istilah Dalam Transaksi Online PT Solid Gold Berjangka

Glosarium – PT. Solidgold Berjangka PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka Illustrasi Perhitungan Transaksi